3 ANAK MENURUT AL-QUR'AN
3 Kategori Anak dalam Al Qur'an:
1. Anak jadi Musuh
2 Anak itu Ujian
3. Anak itu Qurrota A'yun
1. Anak jadi Musuh
S. At Taghobun:13)
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّ مِنْ اَزْوَاجِكُمْ وَاَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَّكُمْ فَاحْذَرُوْهُمْۚ وَاِنْ تَعْفُوْا وَتَصْفَحُوْا وَتَغْفِرُوْا فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ١٤
Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka, berhati-hatilah kamu terhadap mereka. Jika kamu memaafkan, menyantuni, dan mengampuni (mereka), sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Resep e/ Maka, berhati-hatilah kamu terhadap mereka.
1. Jika kamu memaafkan,
2. menyantuni/lapang dada, dan
3. dimintakan pengampunan (mereka)/menutupi aibnya.
Nabi Ya'kub putranya 12:
a. Baik: 2: Benyamin dan Yusuf
b. Jahat: 10 memasukkan Yusuf ke Sumur
Rincian 12 Anak Nabi Ya'qub:
Dari istri bernama Layya (Leah): Rubil (Reuben), Syam'un (Simeon), Lawi (Levi), Yahuda (Judah), Isakhar (Issachar), dan Zabulon (Zebulun).
Dari istri bernama Rahil (Rachel): Yusuf dan Bunyamin (Benjamin).
Dari budak/selir Balhah (Bilhah): Naftali (Naphtali).
Dari budak/selir Zulfa (Zilpah): Gad dan Asyir (Asher).
Setelah sadar minta maaf kepada ayahnya:
قَالُوا۟ يَٰٓأَبَانَا ٱسْتَغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَآ إِنَّا كُنَّا خَٰطِـِٔينَ
Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)". S. Yusuf: 97
Jawab:
قَالَ سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّىٓ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ
Artinya: Ya'qub berkata: "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". S. Yusuf: 98
Semua putranya jadi nabi: asbat
Doa bapak:
Duaul walad lil Walid kaduain nabi
2. Anak jadi ujian
اِنَّمَآ اَمْوَالُكُمْ وَاَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌۗ وَاللّٰهُ عِنْدَهٗٓ اَجْرٌ عَظِيْمٌ ١٥
Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu). Di sisi Allahlah (ada) pahala yang besar. S. AtTaghobu: 15
Resep :
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ مَا ٱسْتَطَعْتُمْ وَٱسْمَعُوا۟ وَأَطِيعُوا۟ وَأَنفِقُوا۟ خَيْرًا لِّأَنفُسِكُمْ ۗ وَمَن يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِۦ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ
Artinya: Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. S. at-taghabun: 16
Wong tuwo sg lumo anake Toto
3. Anak jadi Qurrota A'yun
Al-Furqan · Ayat 74
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا ٧٤
Dan, orang-orang yang berkata(doa), “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Cerita:
Sisa air minum tamu senajan wong biasa diminum ngalap barokah. Kanti doa mugo2 keturunan dadi wong sing sholih
Komentar
Posting Komentar