DASAR HUKUM TALQIN MAYIT

Dasar Hukum Talqin Kepada Mayat dilakukan Selama 7 Hari
Mengutip dari buku yang berjudul hukum merawat jenazah karya Simbah KH Muhammad Hanif Muslih Mranggen (Putra dari KH Muslih Mranggen). 

Wasiat Simbah KH Muslih Mranggen Kepada Anak dan Menantunya agar Mentalqin selama tujuh kali dalam seminggu bukan tanpa dasar. 

Beliau (KH Hanif Muslih Mranggen) mendapati adanya beberapa dasar sebagai berikut:

Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad (Az-Zuhd) dan Imam Abu Naim Al-Ishbihany dari Thowus.

إِنَّ الْمَوْتَى يُفْتَنُوْنَ فِي قُبُوْرِهِمْ سَبْعًا وَكَانُوا يَسْتَحِبُّوْنَ أَنْ يُطْعِمُوْا عَنْهُمْ تِلْكَ الْأَيَّامَ

"Orang-orang mati itu mendapatkan fitnah di kubur mereka selama satu minggu (7 hari), para ulama menyunahkan agar (keluarganya) membuatkan makan sebagai ganti mereka (untuk kemanfaatan mereka), selama hari-hari itu."

Hadis Ubaid ibn Umair ra., diriwayatkan oleh Imam Ibnu Juraij dalam kitab Mushonnifnya:

قَالَ يُفْتَنُ رَجُلَانِ ؛ مُؤْمِنٌ وَمُنَافِقُ، فَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَيُفْتَنُ سَبْعًا وَأَمَّا الْمُنَافِقُ فَيُفْتَنُ أَرْبَعِيْنَ صَبَاحًا

Ia berkata, "Dua orang laki-laki mendapatkan fitnah; Orang mukmin difitnah selama tujuh hari, dan seorang munafik difitnah selama empat puluh hari."

Atsar Imam Mujahid, yang diriwayatkan oleh Imam Malik dan Ibnu Abdil Barr

الْأَرْوَاحُ تَكُوْنُ عَلَى أَفْنِيَةِ الْقُبُوْرِ سَبْعَةَ أَيَّامٍ مِنْ يَوْمِ دَفْنِ الْمَيِّتِ لَا تُفَارِقُهُ

“Ruh berada di atas pelataran kubur selama tujuh hari, sejak ia dikuburkan, ia tidak pernah pisah dengan mayat.

Fitnah yang dimaksud adalah pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir, sebagaimana dipahami dalam hadis Abu Said Al-Khudri ra., yang diriwayatkan Imam Ahmad (865 &11013):

#talqin
#mentalqin
#waktutalqin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN RUKUN QOLBI, QOULI DAN FI'LI

Langkah menulis Biografi

Latihan Asking for Attention and Showing Attention